Rabu, 01 April 2015

Langit,
berkatalah kau, bahwa yang dibawahmu adalah aku
Dibawahmu aku melihat kau dari atas berjalan dengan tenang tanpa hambatan
Saya adalah makhlukNya, saya ingin menjadi sepertimu yg selalu tenang terjaga dengan warna putih
Begitu juga hatiku berkata, apa rasaku saat ini
Mungkin kau bisa menebak bahwa hatiku saat ini tidak sepertimu yg putih, hatiku seperti kertas buram yang tak layak pakai.
Dibawahmu, aku memandangmu
berkatalah hatiku, bahwa aku ingin mengungkapkan rasaku
"cinta" langit... ini 5 huruf yg ingin kuungkapkan
"cemburu" langit... itu yg akan ku uraikan
Saat hati teresahkan oleh dua hal itu
Sedetik merenung hatiku berkata
Apakah aku bisa mengimbanginya?, munculah dgn tiba dalam diriku kata "pasrah"
Apakah aku harus menunggu? langit?
Di bawahmu kini gundah rasaku, sosok yg berada dalam hati pikiran membuatku terlena dalam hidup.
Sampai tak terpikirkan oleh semua tentangku
Apa yg harus aku lakukan dibawahmu, langit?
Jujur, aku ingin seperti kau
Saat hati teresahkan, memandang kau (langit) terenungkan akan kontradiksi cinta. membuatku ingin mengeksplorasi musikalitas diri
Yang setia mencumbui senja, langit...